Ignition Coil assy I CDI (BIG) YSK 1500
genset 100O WATT, 1100 WATT
Bisa digunakan untuk engine 154,156
Ignition coil, atau disebut juga koil pengapian, adalah komponen kunci dalam sistem pengapian mesin pembakaran dalam pada kendaraan bermotor. Fungsi utama ignition coil adalah mengubah tegangan listrik rendah dari baterai kendaraan menjadi tegangan listrik tinggi yang diperlukan untuk menghasilkan percikan api di busi.
Kegagalan ignition coil dapat menyebabkan masalah pada pengapian, seperti mesin sulit dihidupkan, putaran mesin tidak stabil, atau kehilangan tenaga. Oleh karena itu, menjaga agar ignition coil berfungsi dengan baik dan melakukan perawatan berkala dapat membantu menjaga kinerja mesin dan keandalan kendaraan.
Ignition coil bertanggung jawab untuk mengubah tegangan listrik rendah dari baterai (biasanya 12 volt) menjadi tegangan listrik yang lebih tinggi. Tegangan tinggi ini diperlukan untuk menciptakan percikan api yang kuat di busi.
Tegangan tinggi yang dihasilkan oleh ignition coil dipakai untuk menciptakan percikan api di busi. Percikan ini menyebabkan pengapian campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar, memulai siklus pembakaran mesin.
Siklus Pembakaran:
Ignition coil berfungsi dalam siklus pembakaran mesin. Setelah piston mencapai titik kompresi di dalam silinder, ignition coil menyuplai tegangan tinggi ke busi. Percikan api yang dihasilkan oleh busi kemudian memicu pembakaran campuran udara dan bahan bakar, mendorong piston ke bawah dan memulai siklus pembakaran berikutnya.
Pada sistem pengapian konvensional, ignition coil bekerja bersama dengan distributor untuk menentukan waktu pengapian yang tepat untuk setiap silinder. Pada sistem pengapian modern yang lebih canggih, pengaturan waktu pengapian mungkin dikendalikan oleh unit kontrol mesin (ECU) berdasarkan sejumlah parameter seperti kecepatan mesin dan beban.
Jika ada pertanyaan lebih lanjut, Silahkan langsung chat ya kak
Terima kasih